Malang, 4 Oktober 2024 – Di pekan keempat perkuliahan mata kuliah Perencanaan Pendidikan, mahasiswa dan guru-guru dari Kota dan Kabupaten Malang mengadakan sesi perkuliahan yang melibatkan partisipasi publik. Kegiatan ini dipandu oleh Dedi Prestiadi, M.Pd., dengan fokus pada Pendekatan dan Jenis Perencanaan Pendidikan.
Sesi ini berlangsung di secara daring, dihadiri oleh mahasiswa dari Departemen Administrasi Pendidikan serta guru-guru yang berpengalaman dari sejumlah sekolah di Malang. Dedi Prestiadi mengawali perkuliahan dengan menjelaskan beragam pendekatan dalam perencanaan pendidikan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. “Perencanaan yang tepat dan terstruktur sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan melibatkan berbagai pihak, kita dapat merancang program yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan siswa,” ujarnya.
Diskusi interaktif menjadi salah satu inti dari perkuliahan ini, di mana mahasiswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan guru-guru. Hal ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan insight dari pengalaman nyata para guru di lapangan, serta memahami tantangan yang sering mereka hadapi dalam implementasi perencanaan pendidikan. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya sesi diskusi ini. Pengalaman yang dibagikan oleh para guru sangat berharga untuk memahami bagaimana teori yang kita pelajari diterapkan dalam praktik,” kata salah satu mahasiswa.
Tujuan dari pelaksanaan perkuliahan dengan melibatkan partisipasi publik ini adalah untuk membangun jembatan antara teori pendidikan dan praktik yang ada di sekolah. Dedi Prestiadi menekankan, “Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan dan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana merancang perencanaan pendidikan yang efektif.”
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik pendidikan, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih kaya bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan aktif guru-guru, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan setelah lulus, serta berkontribusi dalam menciptakan inovasi dalam perencanaan pendidikan di Indonesia. */ddp