Universitas Putra Malaysia (UPM) berkomitmen mencapai keunggulan akademik mencakup kurikulum yang dirancang untuk menumbuhkan pemikiran kritis, solusi masalah, keterampilan penelitian inovatif, dan fundamental kuat dalam pemikiran sistem melalui pembelajaran untuk pembangunan berkelanjutan. Hal ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai diperlukan untuk mengambil keputusan dan melaksanakannya tindakan yang tepat untuk menjamin ketersediaan pangan di masa depan.

Dengan fokus pada penelitian lanjutan dan program akademik inovatif, UPM tidak hanya meningkatkan kapasitasnya sebagai pusat keunggulan namun juga bertindak sebagai katalis dalam transformasi sosial dan inovasi di sektor pertanian pangan. Melalui strategi ini, UPM memperkuat jaringan kolaborasinya dengan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk melaksanakan inisiatif ketahanan pangan secara efektif dan inklusif. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab setiap warga UPM dalam berkontribusi terhadap ketahanan pangan di tingkat nasional dan global, menjadikan UPM sebagai model bagi institusi pendidikan tinggi lainnya dalam menghadapi tantangan global abad ke-21.

Saat ini UPM Malaysia berada di peringkat universitas dunia QS 148. Capaian tersebut menjadi sumber belajar oleh Departemen Pendidikan Universitas Negeri Malang. Untuk mendorong tercapainya ekosistem pendidikan yang baik dimasa depan, terutama untuk pelaksanaan penelitian kedepan diarahkan pada sisi komersialisasi, bekerja dengan kampus luar negeri, Ketua Departemen AP UM Malang melakukan kunjungan ke UPM.

Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan, yaitu: [1] Kuliah tamu di UPM oleh dosen Departemen AP UM Malang, diadakan Januari 2025, pertimbangan capaian untuk IKU 2025; [2] Inventarisasi dosen Departemen AP UPM sebagai kolaborator riset dosen Departemen AP UM Malang; [3] Penandatanganan PKS riset kolaborasi pada Februari 2025 dengan Departemen AP UPM; [4] Kepastian kunjungan Prof Zuraidah dan inventarisasi dosen UM Malaysia sebagai kolaborator riset. Senin 16 Desember 2024 pukul 8, pihak UM Malaysia akan mengadakan FGD dg dekanat, kadep FIP tentang strategi UM Malaysia menembus QS 60 dan potensi external examiner dosen FIP UM; [4 Mahasiswa outbond PLS berjumlah 5 orang, semua dalam kondisi baik, bersama pulang ke Indonesia. Atas nama dekan, dipamitkan ke  Dekan FPP UPM Prof Marzuki dan Dr Wahiza, adjunct PLS; dan [5] Dekan FPP UPM sangat antusias bekerja sama dengan FIP UM, dengan di masa depan memperluas area kerjasama, misal; penyusunan book chapter, narasuber, publikasi jurnal, dan akademik lainnya.

Translate »