Di tengah padatnya agenda akademik dan tumpukan tugas yang tak kunjung reda, mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan (AP) Universitas Negeri Malang menemukan ruang untuk bernapas melalui kegiatan Fun Sport, sebuah inisiatif dari Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) AP. Lebih dari sekadar aktivitas olahraga, Fun Sport menjadi momen yang menyatukan tawa, peluh, dan kebersamaan dalam satu medan yang sama lapangan olahraga.

Kegiatan ini dirancang khusus sebagai sarana refreshing mahasiswa dengan cara yang bermakna: berolahraga sambil mempererat relasi antar mahasiswa. Diselenggarakan secara berkala di lokasi olahraga yang nyaman dan mudah diakses, Fun Sport dilaksanakan pada pertengahan masa perkuliahan, saat mahasiswa mulai dilanda kelelahan namun belum memasuki masa ujian. Kegiatan ini diisi dengan berbagai olahraga seru seperti badminton dan permainan tim lainnya. Meskipun hujan sempat turun saat kegiatan berlangsung, semangat peserta tidak surut.

“Saya sempat mengira tidak akan banyak yang datang karena hujan, tapi ternyata tetap ramai. Keren sekali teman-teman yang tetap semangat,” ujar Anggit Rija, salah satu peserta sekaligus mahasiswa Administrasi Pendidikan.

Kegiatan ini pada dasarnya digagas oleh mahasiswa AP untuk mahasiswa AP, namun dalam pelaksanaannya juga membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa dari jurusan lain. Informasi mengenai kegiatan menyebar secara organik melalui grup angkatan dan media sosial, yang sering kali menjadi angin segar di tengah tekanan tugas. “Rasanya seperti semesta mendengar keluhan kami. Begitu tahu ada Fun Sport, saya langsung semangat,” tambah Anggit sambil tersenyum.

Lebih dari sekadar olahraga, Fun Sport menjadi media pembelajaran nilai-nilai sosial seperti solidaritas, sportifitas, dan empati. Nilai-nilai ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Aktivitas fisik terbukti mampu menurunkan stres dan mendukung kesehatan mental, sedangkan interaksi sosial dalam kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan serta menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan saling mendukung.

Dampak positif dari kegiatan ini terasa secara luas. Dari sisi sosial, mahasiswa merasa lebih terhubung satu sama lain dan lebih memiliki ikatan dengan jurusan maupun kampus. Di sisi akademik, pikiran yang lebih segar dan hati yang lebih tenang membuat mahasiswa kembali ke ruang kelas dengan semangat baru. Bagi institusi, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kampus tidak hanya membina intelektualitas, tetapi juga merawat kesejahteraan emosional dan sosial warganya.

Sebagai bentuk evaluasi dan pengembangan, mahasiswa berharap agar Fun Sport kedepannya dapat semakin variatif. “Akan menarik jika ditambahkan cabang olahraga seperti e-sport atau ada sesi refleksi singkat di akhir kegiatan, agar tidak hanya olahraga fisik tetapi juga olahraga hati,” harap Anggit.

Melalui Fun Sport, HMD AP membuktikan bahwa kegiatan sederhana dapat memberikan dampak besar ketika dijalankan dengan semangat kolaboratif dan tujuan yang bermakna. Di tengah tuntutan akademik yang berat, Fun Sport menjadi ruang tumbuh yang sehat dan menyenangkan bagi mahasiswa sebuah vitamin sosial yang menyehatkan kampus, dari tubuh hingga jiwa.

Translate »