Dalam upaya mendukung pencapaian SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, mahasiswa Administrasi Pendidikan, Muhammad Humam Fauzurrohim, turut ambil bagian dalam kegiatan sosial bertajuk “Pertamina Goes to School” yang diselenggarakan oleh Pertamina EP Donggi – Matindok Field. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Toili, mulai pukul 09.00 WITA, dengan fokus utama pada edukasi keselamatan terkait bahaya kebakaran.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim Relation Pertamina sebagai penggerak dan Tim HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup bahaya kebakaran, cara pencegahannya, serta praktik langsung memadamkan api yang melibatkan partisipasi aktif dari para siswa.

Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa membangun kesadaran keselamatan itu sama pentingnya dengan membangun infrastruktur fisik. Edukasi seperti ini memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, terutama anak-anak sekolah,” ujar Humam.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan secara interaktif. Siswa dan guru mengikuti sosialisasi materi, sesi tanya jawab, dan yang paling menarik, simulasi memadamkan api secara langsung. Hal ini menjadi pengalaman berharga, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi Humam sebagai mahasiswa magang yang terlibat langsung dalam proses edukasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dan guru dengan pengetahuan dasar tentang mitigasi risiko kebakaran dan membangun budaya keselamatan di lingkungan sekolah. Selain itu, keterlibatan mahasiswa seperti Humam juga menjadi bentuk pembelajaran kontekstual, sekaligus praktik kerja lapangan yang membekali mereka dengan keterampilan komunikasi, koordinasi kegiatan, serta pemahaman kerja di sektor industri.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam peningkatan literasi keselamatan di komunitas pendidikan, serta mendukung pembangunan infrastruktur sosial yang inklusif dan tangguh, sebagaimana semangat dari SDGs 9.

Translate »