Komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi (SDGs 4) kembali ditunjukkan oleh Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM). Dr. Teguh Triwiyanto, M.Pd., berhasil meraih penghargaan “Dosen Berprestasi Terbaik 2” dalam ajang Forum FIP-JIP 2025 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Penghargaan ini diberikan pada puncak acara tanggal 26 Juni 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada dosen-dosen dari LPTK se-Indonesia yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Forum ini sendiri merupakan bagian dari konsolidasi nasional antar-Fakultas Ilmu Pendidikan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Dr. Teguh dikenal luas sebagai pakar manajemen pendidikan yang aktif mempublikasikan karya ilmiah, menulis buku referensi, serta memimpin pengembangan akademik di UM. Berdasarkan data SINTA dan Scopus, ia memiliki 14 artikel internasional bereputasi, H-index 6, dan ratusan sitasi, yang menjadikannya figur penting dalam penguatan basis ilmiah administrasi pendidikan di Indonesia.
Dalam wawancara singkat, beliau menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga representasi komitmen UM terhadap transformasi pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.
“Saya percaya pendidikan adalah fondasi utama perubahan sosial. Penghargaan ini adalah tanggung jawab untuk terus memperjuangkan mutu pembelajaran, riset yang berdampak, dan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Teguh.
Proses seleksi dalam FIP-JIP dikenal ketat, melibatkan panel juri dari berbagai LPTK, dan menilai berbagai aspek prestasi akademik dosen. Meski mekanisme detail penilaian tidak dipublikasikan, hasil akhir diumumkan secara resmi di forum nasional.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa SDGs 4 bukan sekadar slogan, tetapi nyata diwujudkan melalui figur pendidik seperti Dr. Teguh, yang terus mendorong lahirnya pendidikan berkualitas, inklusif, dan relevan dengan tantangan masa depan.
