Mahasiswa semester 4 Program Studi Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan Outbound Training sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Dinamika Kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di berbagai sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Malang Raya, dengan fokus utama pada penguatan keterampilan sosial, kolaborasi, serta pengembangan karakter peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat aktif dalam merancang dan memandu sejumlah aktivitas interaktif seperti ice breaking, permainan kelompok, hingga sesi analisis masalah (problem analysis) yang dikemas secara edukatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi media penerapan teori dinamika kelompok dalam konteks nyata di lingkungan pendidikan.

“Outbound ini dirancang untuk mengidentifikasi permasalahan sosial di sekolah dan melatih kepemimpinan serta kerjasama tim mahasiswa,” ujar Fivenella Gunarti Simamora, salah satu peserta dan penanggung jawab kegiatan.

Pemilihan lokasi sekolah dilakukan melalui proses observasi untuk memastikan kesesuaian karakteristik siswa dengan tujuan kegiatan. Respons siswa terhadap kegiatan ini sangat positif. Selain mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, siswa juga mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, kerjasama, dan solidaritas. Meski sempat menghadapi tantangan dalam menjaga kedisiplinan dan keterlibatan peserta, mahasiswa berhasil mengelola kegiatan dengan baik berkat sistem pembagian tugas yang terstruktur di antara anggota kelompok, seperti divisi acara, humas, dan pendamping lapangan.

Lebih dari sekadar praktik akademik, Outbound Training ini memberikan dampak signifikan dalam mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs). Kegiatan ini berkaitan langsung dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan partisipatif; SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, karena mendorong aktivitas fisik dan kesejahteraan emosional peserta; serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui penanaman nilai toleransi, empati, dan tanggung jawab. Selain itu, keterlibatan UM dengan sekolah mitra juga mencerminkan upaya nyata dalam mewujudkan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

“Bagi saya pribadi, kegiatan tersebut merupakan pengalaman berharga yang mengasah kepemimpinan dan kemampuan bekerja dalam tim. Nilai itu merupakan dua hal yang sangat saya butuhkan di masa depan,” pungkas Fivenella.

Translate »