Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang menggelar kuliah praktisi pada Rabu, 1 Oktober 2025, bertempat di Gedung A20. Kegiatan ini dilaksanakan dalam mata kuliah Perencanaan Pendidikan dengan menghadirkan narasumber praktisi, Dr. Bagus Hari Prakoso, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kuliah praktisi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan perspektif dunia kerja dan praktik nyata dalam perkuliahan mahasiswa.

Dr. Bagus menyampaikan, “Perencanaan pendidikan di lembaga pemerintah, khususnya di BRIN, harus berbasis data dan riset agar program dapat berjalan efektif serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Saya juga ingin berbagi pengalaman dalam mengelola program pendidikan di lembaga riset nasional, termasuk tantangan yang kami hadapi serta strategi yang kami gunakan untuk mengatasinya.”

Mahasiswa yang mengikuti kuliah ini tampak antusias. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait implementasi perencanaan pendidikan, mulai dari aspek kebijakan hingga praktik teknis di lapangan. Diskusi interaktif yang terjadi memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memberikan gambaran konkret tentang bagaimana teori perencanaan pendidikan diterapkan dalam konteks lembaga pemerintah.

Ketua Departemen Administrasi Pendidikan, Dr. Teguh Triwiyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. Bagus dan menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi. Diharapkan melalui kuliah praktisi ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori perencanaan pendidikan, tetapi juga mampu melihat relevansi dan aplikasinya dalam dunia kerja, khususnya di lembaga pemerintah seperti BRIN.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang menekankan akses pendidikan inklusif dan bermutu. Selain itu, perencanaan berbasis riset yang diangkat Dr. Bagus mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan inovasi dalam dunia pendidikan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan masyarakat. Dengan demikian, kuliah praktisi ini bukan hanya memberi manfaat akademis, tetapi juga berkontribusi nyata pada pencapaian agenda global pembangunan berkelanjutan.

Translate »