Universitas Negeri Malang melalui Himpunan Mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan (HMD AP) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa baru yang tangguh, berkarakter, dan sehat secara menyeluruh melalui rangkaian kegiatan CASTLE 2025. Salah satu sesi yang paling dinanti adalah seminar bertajuk “Balance Your Mind, Control Your Emotion, Elevate Your Action” bersama Dian Sudiono, yang secara khusus membahas pentingnya pengelolaan emosi dan kesehatan mental dalam dunia perkuliahan.
Dalam penyampaian materinya, Dian menekankan bahwa emosi adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan mahasiswa. Transisi dari dunia sekolah menengah ke jenjang perguruan tinggi seringkali diiringi dengan berbagai perasaan: cemas, takut, malu, hingga semangat dan gembira. Semua emosi ini, menurutnya, sah dan wajar untuk dirasakan, namun perlu dikelola dengan baik agar tidak menghambat produktivitas dan kualitas belajar. “Emosi yang tidak dikenali bisa menjadi penghalang, sementara emosi yang diterima dengan bijak bisa menjadi bahan bakar untuk berkembang,” ungkapnya.
Selain pengelolaan emosi, Dian juga mengajak mahasiswa baru untuk memahami pentingnya kesiapan mental. Mahasiswa dituntut memiliki mentalitas sebagai self-driven learner, yang tidak sekadar pasif menerima materi, melainkan aktif mengarahkan proses belajarnya. Pola pikir berkembang atau growth mindset juga diperkenalkan sebagai kunci agar mahasiswa dapat melihat tantangan akademik bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai peluang untuk bertumbuh. Perubahan status dari pelajar menjadi mahasiswa memang menuntut adaptasi, dan kesiapan mental inilah yang akan menjadi fondasi untuk menghadapi setiap perubahan tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, Dian juga memberikan panduan praktis dalam menciptakan ketenangan di tengah padatnya rutinitas akademik. Mahasiswa diajak untuk membuat “ruang tenang” dalam kesehariannya, baik secara fisik dengan menciptakan ruang belajar yang nyaman, maupun secara mental dengan meluangkan jeda, melakukan me-time, hingga digital detox. Lebih lanjut, mahasiswa diperkenalkan dengan latihan mindfulness sederhana, seperti mindful breathing, mindful walking, dan mindful break, yang dapat menjadi strategi menjaga keseimbangan diri di tengah tekanan akademik.
Sesi ini tidak hanya relevan bagi mahasiswa baru dalam konteks adaptasi kampus, tetapi juga selaras dengan agenda pembangunan global. Materi yang disampaikan Dian secara langsung mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 3: Good Health and Well-Being, khususnya pada aspek kesehatan mental. Dengan membekali mahasiswa keterampilan pengelolaan emosi, kesiapan mental, dan rutinitas yang seimbang, CASTLE 2025 berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang sehat, resilien, dan produktif.
Kegiatan ini pun mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak mahasiswa mengakui bahwa pembahasan mengenai keseimbangan emosi dan mentalitas belajar memberikan perspektif baru yang sangat berguna, terutama saat menjalani masa awal perkuliahan yang penuh dinamika. CASTLE 2025 berhasil membuktikan bahwa pendidikan karakter bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan akademik yang sehat secara fisik, emosional, dan sosial. Dengan semangat itu, HMD AP berkomitmen melanjutkan tradisi menghadirkan kegiatan yang inovatif, inspiratif, dan berdampak nyata bagi pengembangan mahasiswa baru.