Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Guest Lecture Internasional bertajuk “Sistem Manajemen Pendidikan Tinggi dan Iklim Akademik di Irak” pada Selasa, 25 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Perpustakaan UM ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Ahmed Kanan Sulyman Al-Jaafari, seorang akademisi yang memiliki pengalaman langsung dalam sistem pendidikan tinggi Irak. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa S2 dan S3 Manajemen Pendidikan UM yang antusias mengikuti sesi paparan dan diskusi.
Dalam pemaparannya, Dr. Ahmed menjelaskan secara komprehensif bagaimana perguruan tinggi di Irak tetap beroperasi dan berupaya menjaga kualitas akademik di tengah kondisi sosial-politik yang belum sepenuhnya stabil. Ia menyoroti struktur kelembagaan pendidikan tinggi, mekanisme akreditasi, serta peran pemerintah dalam mempertahankan keberlangsungan pendidikan. Topik ini dikaitkan secara eksplisit dengan tujuan Sustainable Development Goals poin 4, yaitu pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan juga mengungkap bagaimana kebijakan pemerintah Irak berfokus pada perlindungan warga dan penyesuaian strategi pendidikan saat terjadi konflik. Pendidikan bidang kebidanan, misalnya, ditempatkan di universitas umum dengan sistem kurikulum yang sebanding dengan Indonesia, dan proses akreditasi dilakukan oleh Medical Council sebagai lembaga resmi. Selain itu, perhatian peserta terhadap sejarah keilmuan di Irak turut mencuat melalui refleksi atas keberadaan kembali pusat pengetahuan pasca runtuhnya Baitul Al-Hikmah pada masa Mongol.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan memperlihatkan rasa ingin tahu peserta mengenai akses pendidikan di masa genting, standar profesional tenaga pendidik, dan masa depan pendidikan tinggi Irak. Melalui kuliah tamu ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman lintas negara, tetapi juga perspektif baru tentang pentingnya ketahanan pendidikan dalam situasi krisis.
Kegiatan ini menjadi bagian nyata kontribusi akademik Departemen Administrasi Pendidikan dalam mendukung SDG 4, sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa pascasarjana dalam konteks kebijakan dan tata kelola pendidikan