Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama dosen Program Studi Manajemen Pendidikan S1, S2, dan S3 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Senin, 7 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat FIP UM. Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif untuk memperkuat kerja sama akademik, riset, dan pengembangan kurikulum dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas dan kemitraan global.
FGD ini dihadiri oleh jajaran dosen dari kedua perguruan tinggi. Dari Universitas Negeri Malang, peserta terdiri atas pimpinan dan dosen Departemen Administrasi Pendidikan, yakni Prof. Bambang Budi Wiyono, Prof. Imron Arifin, Dr. Teguh Triwiyanto, Desi Eri Kusumaningrum, M.Pd., Dr. Ahmad Nurabadi, dan Dr. Sunarni. Sementara dari Universitas Negeri Surabaya, hadir Dr. Nunuk Haryati, S.Pd., M.Pd., Dr. Syunu Trihantoyo, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd., Dr. Amrozi Khamidi, S.Pd., M.Pd., Dr. Ayu Wulandari, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Erny Roesminingsih, M.Si.
FGD ini membahas isu-isu strategis dalam pengelolaan pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran, dan penguatan budaya akademik yang berorientasi pada keberlanjutan. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas universitas untuk memperkuat riset bersama di bidang manajemen pendidikan serta mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui dialog akademik ini, para dosen kedua institusi sepakat bahwa pendidikan tinggi harus berperan sebagai motor penggerak dalam membangun masyarakat yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan UM menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya forum berbagi pengetahuan, tetapi juga momentum memperluas jejaring akademik menuju kemitraan riset yang berdampak sosial.
“Kerja sama antara UM dan UNESA akan membuka peluang baru bagi pengembangan inovasi pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mendukung agenda pembangunan nasional dan global,” ujarnya.
Pelaksanaan FGD dilakukan dalam format diskusi terbuka dan pertukaran gagasan yang produktif, diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut untuk penelitian kolaboratif dan penguatan kurikulum berbasis SDGs. Setiap hasil diskusi akan terdokumentasi secara akuntabel dan dapat diakses melalui laman resmi https://ap.fip.um.ac.id sebagai bentuk transparansi akademik dan pelaporan kegiatan yang kredibel. Kegiatan FGD ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas akademik dan riset di bidang manajemen pendidikan. Selain memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Surabaya dalam mengimplementasikan Agenda 2030 PBB melalui pendidikan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berbasis data. Dengan semangat tersebut, FGD ini menjadi contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.