Komitmen terhadap pendidikan berkualitas kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang melalui keberhasilan tiga mahasiswa, yaitu Riska Alivia, Sabrina Oktafiani, dan Marwah Atifah, dalam meraih BSI Scholarship. Program beasiswa ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menghadirkan pembinaan karakter dan penguatan kapasitas diri, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas.
Bagi ketiga mahasiswa tersebut, BSI Scholarship dimaknai sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk terus berkembang secara akademik dan personal. Dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program pengembangan diri, seperti workshop public speaking secara luring serta mentoring dan pembinaan rutin bulanan secara daring. Rangkaian kegiatan ini berkontribusi langsung pada peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta penguatan karakter sebagai mahasiswa Administrasi Pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.
Proses seleksi BSI Scholarship dilalui melalui tahapan yang ketat dan berjenjang. Sejak semester tiga, para mahasiswa mengikuti pendaftaran daring yang dilanjutkan dengan seleksi administrasi untuk menilai capaian akademik dan aktivitas nonakademik. Tahap berikutnya adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur kesiapan mental, kepribadian, serta komitmen calon awardee. Proses ini memastikan bahwa penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kontribusi sosial.
Melalui program pembinaan yang dijalani, Riska Alivia, Sabrina Oktafiani, dan Marwah Atifah memperoleh ruang belajar yang lebih luas dan kontekstual. Mereka tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan kesadaran diri, kepemimpinan, serta nilai-nilai tanggung jawab sosial yang relevan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat.
Motivasi mengikuti BSI Scholarship berangkat dari keinginan untuk memperoleh kesempatan belajar yang lebih adil dan berkelanjutan. Beasiswa ini membantu meringankan beban ekonomi sekaligus memungkinkan mahasiswa untuk lebih fokus pada perkuliahan dan pengembangan diri. Dalam praktiknya, para penerima beasiswa berupaya menjaga keseimbangan antara akademik dan kegiatan pembinaan dengan menerapkan manajemen waktu yang disiplin serta menjunjung tinggi nilai integritas dan komitmen.
Keberhasilan tiga mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang dalam meraih BSI Scholarship ini tidak hanya menjadi capaian individual, tetapi juga mencerminkan kontribusi departemen dalam mendukung akses pendidikan yang inklusif dan bermutu. Lebih jauh, capaian ini mempertegas peran Departemen Administrasi Pendidikan UM dalam mendorong terwujudnya pendidikan berkualitas dan berkelanjutan, sebagaimana diamanatkan dalam SDG 4.