Dosen Universitas Negeri Malang, Dr. Teguh Triwiyanto dan Desi Eri Kusumaningrum, M.Pd. , berpartisipasi aktif dalam The 11th National and The 7th International Conference on Education dengan tema “Beyond Educational Sustainability: Cultivating Regenerative Cultures” yang diselenggarakan pada tanggal 7–8 Mei 2026 di Phuket, Thailand. Kegiatan konferensi internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk memperkuat kemitraan pendidikan, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan pendidikan berkelanjutan. Partisipasi dosen UM tidak hanya sebagai komentator ilmiah, tetapi juga sebagai pemakalah (presenter) yang mempresentasikan hasil penelitiannya serta mereview artikel peserta lain, sehingga memberikan kontribusi ganda dalam peningkatan mutu akademik dan kolaborasi global.

Dalam konferensi internasional tersebut, Dr. Teguh Triwiyanto dan Desi Eri Kusumaningrum, M.Pd. menjalankan tiga peran utama. Pertama, sebagai pemakalah (presenter) , mereka mempresentasikan hasil penelitian orisinal di bidang manajemen pendidikan di hadapan peserta internasional. Kedua, sebagai komentator ilmiah, mereka memberikan masukan akademik, penguatan metodologi penelitian, serta refleksi kritis terhadap makalah yang dipresentasikan oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan internasional. Ketiga, mereka juga bertindak sebagai reviewer artikel yang menilai kelayakan dan kualitas substansi makalah sebelum dipresentasikan. Seluruh peran ini dilakukan dalam sesi paralel konferensi yang berlangsung secara interaktif dan kolaboratif. Tema konferensi mengenai regenerative cultures menekankan pentingnya pendidikan inklusif, inovasi pembelajaran, pengembangan kapasitas akademik, serta transformasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan global secara berkelanjutan.

Partisipasi dosen Universitas Negeri Malang sebagai pemakalah, komentator, dan reviewer pada konferensi internasional ini memberikan dampak positif terhadap penguatan jejaring akademik global dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dari sisi pendidikan, kegiatan ini meningkatkan mutu penelitian dan publikasi ilmiah, memperluas wawasan akademik, serta mendorong transfer pengetahuan antarnegara. Dari sisi tata kelola dan kemitraan, konferensi ini membuka peluang kerja sama penelitian internasional, kolaborasi kurikulum, serta pengembangan kapasitas dosen secara berkelanjutan. Secara eksplisit, kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kemitraan pendidikan, akses pembelajaran sepanjang hayat, pelatihan guru (dosen), dan sumber daya pendidikan yang tercermin dalam peran aktif dosen sebagai pembelajar sepanjang hayat dan kontributor ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kemitraan global, pertukaran pengetahuan, kolaborasi berkelanjutan, aksi kolektif, kerja sama internasional, dan penguatan kapasitas antarperguruan tinggi serta komunitas ilmiah global. Dengan demikian, UM menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan berkelanjutan dan inovasi akademik yang responsif terhadap tantangan global.

Dr. Teguh Triwiyanto menyampaikan, “Konferensi internasional ini menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan untuk membangun pendidikan yang berkelanjutan dan regeneratif. Keterlibatan dosen sebagai pemakalah, komentator, dan reviewer tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan pendidikan global.” Ke depan, diharapkan partisipasi aktif dosen Universitas Negeri Malang dalam berbagai forum internasional dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan guna memperkuat kemitraan pendidikan, pengembangan penelitian, dan inovasi pembelajaran yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini juga direncanakan akan ditindaklanjuti dengan program visiting scholar dan penelitian kolaboratif lintas negara sebagai bagian dari roadmap internasionalisasi UM.

Translate »