Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kompetisi esai tingkat nasional bertajuk “AstraFest: National Essay Competition 2026”. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai inovator muda. Tujuan utama kompetisi ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa sekaligus mewadahi lahirnya ide-ide inovatif, kreatif, dan berbasis data di bidang pendidikan inklusif serta kesetaraan pendidikan. Melalui ruang kolaboratif ini, generasi muda ditantang merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan sistem pendidikan nasional yang ramah bagi semua kalangan, termasuk anak berkebutuhan khusus dan masyarakat di daerah terpencil.

Kompetisi berskala nasional ini dilaksanakan secara daring (online) sepanjang bulan Maret hingga April 2026. Proses seleksi berjalan ketat dan berintegritas, dimulai dari pendaftaran abstrak hingga uji orisinalitas menggunakan Turnitin dan AI Detector. Puncak kegiatan terjadi pada babak Grand Final, 26 April 2026, di mana 10 finalis terbaik mempresentasikan gagasan di hadapan dewan juri ahli dari Universitas Negeri Malang dan Universitas Brawijaya.
Terdapat lima subtema utama yang menjadi fokus kajian mahasiswa: Pendidikan, Sumber Daya Manusia, Teknologi, Kebijakan, dan Sosial. Setiap peserta didorong menghadirkan solusi yang relevan terhadap tantangan pendidikan inklusif, akses pembelajaran yang merata, serta pembelajaran sepanjang hayat bagi seluruh anak bangsa.


Kegiatan ini berhasil memicu diskursus publik mengenai pentingnya reformasi kebijakan pendidikan yang pro-inklusi, guna memutus mata rantai diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Berbagai gagasan yang dihasilkan peserta menunjukkan bahwa tantangan kesetaraan pendidikan masih membutuhkan perhatian lintas sektor. Secara eksplisit, AstraFest 2026 berkontribusi langsung terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui berbagai indikator, antara lain mendorong pendidikan inklusif dan setara, meningkatkan akses pembelajaran bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang, memperkuat kemitraan pendidikan antara UM, UB, dan peserta nasional, menghasilkan sumber daya pendidikan berupa gagasan tertulis yang dapat diadopsi pemangku kebijakan, serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat melalui pengembangan kapasitas berpikir kritis. Kegiatan ini juga selaras dengan Visi Misi UM dan THE Impact Ranking pada aspek Quality Education.

Ketua Pelaksana AstraFest 2026, Ellys Kusuma Atmaji, menyampaikan, “Pendidikan inklusif bukan hanya tanggung jawab guru atau sekolah, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda sebagai agen perubahan. Melalui esai-esai yang disusun, mahasiswa Indonesia telah menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadirkan solusi konkret bagi bangsa.”
Ke depan, panitia berharap keberlanjutan program ini terwujud melalui roadmap kegiatan tahunan yang melibatkan lebih banyak mitra, serta hasil karya terbaik dapat diadopsi oleh Dinas Pendidikan dan menjadi pemantik gerakan sosial serupa di tahun-tahun mendatang demi terciptanya pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

 

Translate »