Departemen Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang melalui mahasiswa bimbingan Dr. Sultoni, M.Pd., dosen Prodi S2 Manajemen Pendidikan, yaitu Farhanah Nur Aisyah, mendukung Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi SRIKANDI di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan pada 22 Januari 2026 dengan melibatkan Ibu Trismining Wijiastutik sebagai dosen pembimbing mitra sekaligus Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dua pemateri dari Dinas Pendidikan Provinsi, empat pejabat eselon, serta 83 peserta yang terdiri atas staf internal, kepala subbagian tata usaha, dan operator sekolah. Bimtek ini bertujuan memperkuat tata kelola persuratan digital agar layanan administrasi pendidikan semakin tertib, cepat, dan adaptif terhadap kebutuhan satuan pendidikan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai penggunaan aplikasi SRIKANDI oleh pemateri dari Dinas Pendidikan Provinsi. Peserta memperoleh penjelasan teknis tentang fitur persuratan, pengelolaan arsip, akun pimpinan, mekanisme tanda tangan elektronik, serta pengiriman surat digital. Mahasiswa magang turut membantu penyusunan presensi, e-certificate, koordinasi teknis, dan operasional kegiatan hingga selesai. Setelah paparan materi, peserta mengikuti pembagian akun, praktik penggunaan aplikasi, serta sesi tanya jawab untuk mengatasi kendala teknis yang dihadapi operator sekolah dan staf administrasi. Alur ini membantu peserta memahami penggunaan SRIKANDI secara bertahap, mulai dari pengenalan fitur sampai praktik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan administrasi pendidikan.
Bimtek SRIKANDI memperkuat SDG 9 melalui inovasi, teknologi cerdas, dan infrastruktur berkelanjutan dalam layanan persuratan pendidikan. Kontribusi ini selaras dengan target SDG 9.1 tentang pengembangan infrastruktur yang andal, berkelanjutan, dan inklusif, serta SDG 9.5 melalui peningkatan kapasitas teknologi dan inovasi dalam tata kelola administrasi. Bagi 83 peserta, kegiatan ini juga mendukung SDG 4, khususnya SDG 4.4, karena memperluas akses pembelajaran dan pembelajaran sepanjang hayat bagi operator sekolah, staf administrasi, serta kepala subbagian tata usaha dalam menguasai keterampilan digital yang relevan. Sebagai capaian awal, kegiatan ini diarahkan pada aktivasi 50 akun SRIKANDI dan pemanfaatan awal oleh 50 sekolah atau unit di bawah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan. Tindak lanjut pendampingan setelah bimtek dilaksanakan melalui pembentukan grup koordinasi teknis, klinik konsultasi berkala, dan formulir monitoring kendala. Pendampingan ini diarahkan untuk membantu peserta menyelesaikan kendala teknis sehingga peserta memiliki ruang konsultasi berkelanjutan ketika mulai menerapkan persuratan digital di unit masing-masing.
Trismining Wijiastutik menyampaikan, “Bimtek ini penting agar layanan administrasi pendidikan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan mudah digunakan oleh satuan pendidikan.” Ke depan, Departemen Manajemen Pendidikan UM berharap pendampingan implementasi SRIKANDI dapat terus diperkuat melalui kolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan dan Dinas Pendidikan Provinsi. Dengan dukungan tersebut, operator sekolah dan staf administrasi diharapkan mampu mengelola persuratan digital secara mandiri, konsisten, dan akuntabel sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan berbasis inovasi.




