Mahasiswa Universitas Negeri Malang Fakultas Ilmu Pendidikan Departemen Adminitrasi Pendidikan, bernama Nabila Alfina Kurniasari yang akrab dipanggil Nabila angkatan 2019 berhasil lolos dalam sidang skripsi. Sidang skripsi digelar di ruang khusus yang berada di gedung D5 Laboratorium Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang Hari Jum’at, 07 Juni 2024 tepat pukul 09.00-10.30 WIB. Sidang skripsi ini dihadiri oleh Prof. Dr. H. Imron Arifin,M.Pd selaku penguji utama, Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd selaku Penguji I, dan yang terakhir Dr. Agus Timan, M.Pd selaku Penguji II. Disini, ia mampu menyelesaikan ujian akhir sebelum dinyatakan lulus di semester akhir ini. Rasa bahagia dan sedih bercampur aduk menumbuhkan rasa bangga terhadap diri sendiri karena dapat menyelesaikan sidang skripsi ini.
Judul skripsi yang diangkat oleh Nabila yaitu terkait Implementasi Program Adiwiyata Untuk Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Peserta Didik Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Percobaan 2 Kota Malang. Metode penelitian menggunakan kulitatif dan jenis penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu program Adiwiyata merupakan salah satu peran yang strategis dalam peningkatan kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai bentuk program Adiwiyata dilaksanakan oleh sekolah dengan sebaik-baiknya hingga pada tahap Adiwiyata nasional ini. Baik dari pihak dalam maupun pihak luar sekolah juga bekerja sama dengan baik untuk pelaksanaan program Adiwiyata. Segala bentuk kegiatan diusahakan sekolah agar tingkat kepekaan terhadap lingkungan menjadi sangat sensitif. Karakter peduli lingkungan yang tampak sebagai dampak dari pelaksanaan program Adiwiyata di SDN Percobaan 2 Kota Malang, seperti disiplin dalam menegakkan kedisiplinan dapat terlihat dari aturan yang ada, seperti aturan yang menjelaskan bahwa tidak terdapat sampah plastik di sekolah, pelatihan tanggung jawab melalui kegiatan paling kecil yaitu piket kelas, kepedulian terhadap lingkungan sangat dijunjung tinggi terbukti dengan kebiasaan peserta didik dalam menjaga lingkungannya, kerja sama dalam kegiatan bersih-bersih sekolah, dan yang terakhir yaitu kreativitas terlihat banyak sekali hasil karya di SDN Percobaan 2 Kota Malang yang dibuat asli oleh peserta didik sendiri. Pada dasarnya kehidupan manusia dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal merupakan faktor yang dipengaruhi dari lingkungan sekitar. Faktor internal merupakan faktor pendukung atau penghambat yang berasal dari dalam diri individu. Pelaksanaan program Adiwiyata tidak terlepas dari faktor pendukung dan penghambat dalam pengupayaannya SDN Percobaan 2 Kota Malang berhasil memusnahkan penghambat yang terjadi hingga sekolah dapat meraih tujuan dalam pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan Adiwiyata.