Universitas Negeri Malang (UM) melalui Departemen Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, menggelar Seminar Wawasan Kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Aula D3 Lantai 2 Fakultas Ilmu Pendidikan ini mengangkat tema “Penguatan Etos Kerja, Disiplin & Karakter untuk Mahasiswa Tingkat Akhir.” Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Administrasi Pendidikan angkatan 2022 dan 2023, dengan kewajiban khusus bagi mahasiswa angkatan 2022.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa yang tengah berada di fase akhir perkuliahan dengan nilai-nilai karakter, etos kerja, dan kesiapan menghadapi dunia pascakampus. Dua narasumber dihadirkan untuk memberikan wawasan dan motivasi dari perspektif praktis dan inspiratif. A. Hamam Rosidi, S.Pd., M.A., seorang professional trainer, motivator, dan hypnotherapist, berbagi mengenai pentingnya pengembangan diri, kepercayaan diri, serta mental yang tangguh dalam menghadapi tantangan. Sementara itu, Anda Harimas Rohyanto, S.Pd., alumni Universitas Negeri Malang dan pemilik usaha Jagung Nyumi di Surabaya, menyampaikan kisah perjalanannya merintis usaha dari nol. Ia menekankan bahwa usaha kecil yang dijalani dengan konsisten, kejujuran, dan semangat pantang menyerah akan mampu bertahan bahkan berkembang di tengah persaingan.

Seminar ini mendapat respons positif dari peserta. Raffi Rulian Febriantonor, mahasiswa angkatan 2022 yang sedang menjalani asistensi mengajar di SDN Belimbing 1, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi penyemangat baru menjelang penyusunan skripsi. Ia mengaku mengikuti seminar ini tidak hanya karena diwajibkan, tetapi karena ingin mendapatkan motivasi menjelang semester akhir yang penuh tantangan.

Motivasi saya mengikuti seminar ini adalah untuk mempersiapkan diri setelah magang, agar bisa fokus menyusun skripsi dan semangat menyelesaikannya tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi mahasiswa saat ini.

Setelah magang, mahasiswa cenderung merasa jenuh dan membutuhkan penyegaran. Seminar ini memberi saya energi dan semangat baru untuk menuntaskan skripsi,” lanjutnya.

Menurut Raffi, seminar ini tidak hanya memberikan nilai akademis atau KRE, tetapi juga membentuk kesiapan mental dan karakter yang akan berguna setelah lulus.

Pesan dari Pak Kadep dan pembicara sangat memotivasi. Ini bukan hanya soal nilai, tapi kesiapan karakter untuk menjemput masa depan,” tutupnya.

Kegiatan ini memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Seminar ini memperluas akses terhadap pendidikan karakter dan soft skills di luar ruang kelas, serta membantu mahasiswa membangun kesiapan karier dan jiwa wirausaha sejak dini. Dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya konsistensi, kejujuran, serta kemampuan adaptif di dunia nyata, kegiatan ini mendorong tumbuhnya generasi muda yang mandiri dan produktif.

Seminar Wawasan Kebangsaan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi titik balik bagi banyak mahasiswa dalam menyikapi masa depan mereka. Universitas Negeri Malang menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti pada aspek akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan semangat kontribusi bagi masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Harimas dalam penutupannya, “Ilmu kampus adalah fondasi, dunia nyata adalah ladangnya.” Kalimat ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati tidak hanya ditentukan oleh apa yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi oleh bagaimana ilmu tersebut diterapkan dan dikembangkan dalam kehidupan nyata.

Translate »