Empat mahasiswa S1 Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang melaksanakan program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, beralamat di Jalan Veteran No.19, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan magang ini berlangsung selama satu semester, yakni dari 25 Januari hingga 31 Mei 2025.
Keempat mahasiswa yang terlibat adalah Euorisa Asmi Adila (220131603089), Fanny Indana Zulfa (220131604651), Faricha Nisaul Humaro Albasroni (220131604489), dan Inestya Windari (220131609944). Selama kegiatan magang, mereka ditempatkan pada tiga bidang kerja, yaitu Bidang Umum dan Kepegawaian, Bidang Pendidikan Dasar, serta Bidang Kebudayaan. Berbagai aktivitas mereka lakukan, seperti membantu layanan pendidikan dasar, mendukung penyaluran beasiswa, melakukan pendataan siswa, hingga terlibat dalam administrasi kegiatan kebudayaan, pengelolaan museum, serta sosialisasi program untuk menjangkau kelompok rentan.
Magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar kampus sekaligus wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Kehadiran mereka di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan mampu memperkuat pelayanan pendidikan, meningkatkan akses beasiswa, dan memperluas jangkauan program pendidikan kepada masyarakat, termasuk kelompok yang kurang terlayani.
Dampak dari kegiatan ini terlihat pada berbagai aspek. Di bidang pendidikan, mahasiswa berperan dalam meningkatkan efisiensi layanan serta memperlancar distribusi beasiswa. Bagi masyarakat, kontribusi mereka membantu menjangkau kelompok rentan serta mendukung pelestarian budaya melalui pengelolaan museum dan seni lokal. Dari sisi lingkungan, aktivitas digitalisasi data turut mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan. Sementara itu, bagi institusi, keberadaan mahasiswa magang membawa energi baru, meringankan beban kerja, dan mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.