Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang terus mendorong internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi mahasiswa dalam program summer school internasional. Salah satu program tersebut adalah FAB Summer School (Fakulti Alam Bina Summer School) yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA Shah Alam, Malaysia serta diikuti oleh mahasiswa FIP UM sebagai bagian dari program outbound student.
Program summer school ini dilaksanakan pada 7–20 September 2025 dengan durasi dua minggu. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen FIP UM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik mahasiswa, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama internasional antarperguruan tinggi.
Selama pelaksanaan program, kegiatan akademik difokuskan pada perkuliahan intensif di dalam kelas dengan materi metode penelitian. Peserta mendapatkan pembekalan mulai dari pengenalan penelitian, teknik pengumpulan data, literature review, metode kuantitatif dan kualitatif, hingga penulisan laporan dan workshop publikasi. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan tugas kelompok, penyusunan paper sederhana, serta presentasi hasil di akhir program.
Salah satu peserta program summer school tersebut adalah Citra Olivia Lestari, mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan angkatan 2023 FIP UM. Keikutsertaan Citra mencerminkan antusiasme mahasiswa dalam memanfaatkan program internasional sebagai sarana pengembangan akademik dan wawasan global.
“Sejak awal kuliah saya memang tertarik dengan program internasional, dan pengalaman sebagai volunteer inbound membuat saya semakin termotivasi untuk mengikuti summer school di luar negeri,” ujar Citra.
Lingkungan akademik kampus UiTM memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para peserta, terutama melalui penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar perkuliahan. Interaksi dengan dosen serta mahasiswa pendamping turut menciptakan suasana belajar yang fokus dan kondusif meskipun program berlangsung di masa libur semester.
Selain peningkatan pemahaman akademik, program ini juga memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan diri mahasiswa. Peserta memperoleh pengalaman menyusun dan mempresentasikan paper riset sederhana dalam bahasa Inggris, sekaligus membangun jejaring internasional melalui diskusi dan kerja kelompok lintas budaya.
“Program ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga, tidak hanya menambah wawasan akademik tetapi juga melatih kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi dalam konteks internasional,” tuturnya.
Melalui program summer school internasional ini, FIP UM menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa yang berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta siap berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan.