Dalam rangka mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), Dr. Imam Gunawan, M.Pd. – yang merupakan dosen Manajemen Pendidikan sekaligus peneliti di Universitas Negeri Malang (UM) – dipercaya sebagai Keynote Speaker pada 2026 International Conference on Teacher Education yang diselenggarakan di Hsinchu, Taiwan, pada 23 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi internasional UM dalam memperkuat mutu pendidikan global sekaligus membangun kemitraan lintas negara. Dalam pemaparannya, Dr. Imam Gunawan menyampaikan temuan risetnya yang berjudul “Does Instructional Leadership Influence Teachers’ Performance? Evidence from Indonesian Pesantren Education.” Tujuan utama partisipasi ini adalah untuk berbagi praktik baik kepemimpinan pendidikan dari konteks pesantren Indonesia serta membangun jejaring akademik global guna mendukung peningkatan kualitas guru secara berkelanjutan, yang sejalan dengan target SDG 4.c (peningkatan kualitas guru) dan SDG 17.6 (kemitraan global untuk berbagi pengetahuan).
Dr. Imam Gunawan, sebagai dosen Manajemen Pendidikan dan peneliti UM, memaparkan hasil penelitian lapangan di sejumlah pesantren di Indonesia yang menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional (instructional leadership) oleh kepala pesantren/madrasah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Konferensi ini diikuti oleh para pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara. Selain presentasi, Dr. Imam Gunawan juga terlibat dalam sesi diskusi panel dan networking session bersama perwakilan dari National Tsing Hua University (Taiwan) dan Chinese American Educational Research and Development Association (CAERDA). Kegiatan ini menjadi bukti konkret kolaborasi internasional yang mendukung SDG 17.
Kegiatan ini memberikan dampak langsung pada peningkatan kapasitas pendidik melalui diseminasi model kepemimpinan instruksional berbasis bukti dari pesantren Indonesia. Dari sisi sosial-akademik, partisipasi Dr. Imam Gunawan sebagai keynote speaker memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, khususnya dalam pelatihan guru dan pengembangan kepemimpinan sekolah. Secara eksplisit, kegiatan ini berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama target 4.c (peningkatan kualitas guru) dan 4.7 (pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan), karena penelitian ini mendorong pelatihan guru yang lebih efektif, kontekstual, dan berkelanjutan termasuk di lingkungan pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi internasional antara Universitas Negeri Malang, National Tsing Hua University, dan CAERDA, yang memperkuat pertukaran pengetahuan, jejaring global, dan aksi kolektif dalam reformasi pendidikan guru. Dengan demikian, satu kegiatan mampu memberikan kontribusi ganda terhadap dua tujuan global sekaligus.
Dr. Imam Gunawan, selaku dosen Manajemen Pendidikan dan peneliti UM, menyampaikan, “Pesantren adalah laboratorium kepemimpinan pendidikan yang unik. Dengan pendekatan instruksional yang tepat, kinerja guru tidak hanya meningkat, tetapi juga berdampak pada karakter dan prestasi santri. Saya berharap riset ini menginspirasi kebijakan pendidikan berbasis lokal yang berkelanjutan, sejalan dengan SDG 4 dan SDG 17.” Ke depan, diharapkan kolaborasi antara UM dan lembaga internasional seperti National Tsing Hua University terus berlanjut, misalnya melalui program pertukaran dosen, riset bersama, atau pelatihan guru lintas negara. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan peningkatan mutu pendidik di Indonesia dan dunia, sekaligus menjadi model implementasi SDGs di perguruan tinggi.